Australia Dorong Pegawai Aktif di Situs Jejaring Sosial

Posted: Desember 9, 2009 in Iseng2

Jika sejumlah perusahaan dan instansi-instansi melarang penggunaan Facebook dan teman-temannya di tempat bekerja, maka lain ceritanya dengan di negara kanguru, Australia.

Pemerintah di sana malahan mendorong pegawainya untuk aktif di dunia pertemanan maya. Hal ini termasuk di Facebook, Twitter juga blog. Alasannya bagus, untuk menghilangkan tembok pembatas antara pemerintah dan masyarakat umum.

Dunia maya dipercaya pemerintah Australia untuk menjadi jembatan antara aspek-aspek negara mereka. Lebih jauh jagi, bukan hanya memandang jejaring sosial sebagai hiburan semata, pemerintah Aussie melihat peluang website-website tersebut dipakai sebagai tempat untuk mendiskusikan ide-ide serta mengumpulkan feedback.

Selain di Facebook, setiap instansi publik diharapkan pemerintah untuk lebih aktif dengan website populer lain seperti situs ensiklopedia Wikipedia dan situs video YouTube. Untuk urusan blog, pemerintah melihat layanan ini sebagai wadah yang tempat bagi publik untuk menyalurkan komentar terhadap kebijakan yang mereka keluarkan.

“Akses ke jejaring seperti email dan pesan singkat membuka kesempatan yang kuat untuk menjalin kerjasama, terutama saat pihak-pihak yang diajak kerjasama terpisah secara fisik. Dan begitu juga dengan Twitter, Facebook, serta blog turut memberikan akses ke informasi yang penting dan membuka komunikasi,” demikian beberapa pernyataan dalam draft yang disusun pemerintah Australia dan dikutip dari Telegraph, Rabu (9/12/2009). (detik)

Komentar
  1. penuai mengatakan:

    Nice info Gan… thanx

    DOWNLOAD E-BOOK AKHIR ZAMAN GRATIS
    http://www.penuai.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s